Kamis, 14 Agustus 2014

Akulah sang Pantai

Biarkan semuanya berlalu seperti buih ombak dalam setiap hentakan gelombang yang selalu datang kemudian meninggalkan sang pantai, begitulah seterusnya. Dan kau sang gelombang, kau datang dan pergi begitu saja dengan membawa dan meninggalkan semua perlakuan manismu yang begitu semu kemudian kau pergi melupakannya seolah itu tak pernah terjadi dan kau ulangi kembali begitu kau datang kepadaku. Tapi aku sang pantai, selalu menyambut kau datang dan merelakan kau pergi dengan segenap pengharapan kau akan tetap disini tanpa harus meninggalkanku lagi.

Saat kau kembali pergi, aku merindukan buih walau itu hanya sesaat. Menyakitkan memang harus menjadi tempat perhentian sementara tapi bukankah itu yang membuat semuanya lebih berwarna? Semua perlakuan manisnya muncul meluetup-letup menggelitiki relung hatiku kemudian dalam sekejap hilang terbawa arus dan membuat rasa sepi kembali menghampiriku. Ya, seimbang dan berwarna. Senang dan sakit. Melayang kemudian terhempas. Akulah sang pantai teman sang gelombang, bersedia menjadi tempat penghempasan semua keluh dan kesahnya dengan tulus tanpa menghiraukan rasa sakit ini. Biarlah selalu seperti itu, tak apa karena aku adalah sang pantai yang tergabung dari ribuan butir pasir dan serpihan-serpihan kecil batu karang yang membuatku lebih hebat. Asinnya air laut tak mampu menambah luka pedih di hatiku. Karena kaulah gelombang, karena jika tak ada air laut kau pun tak mungkin datang kepadaku. Dan aku berharap kau selalu datang menghempaskan semua keluhmu kepadaku, kau ciptakan buih diantara aku dan asinnya air laut itu. Memang indah dan menyakitkan. Andai aku adalah laut lepas yang dapat mendamaikan sang gelombang justru bukan sang pantai yang begitu sabar menjadi tempat penghempasan sang gelombang, mungkin aku tak sesakit ini.

Akulah seorang wanita yang memendam rasa kepada sahabatnya yang telah memiliki pendamai lara. Biarkan sekarang aku menjadi pantai tempat penghempasanmu, tapi suatu saat nanti aku akan menjadi dasar lautan dimana kau akan selalu bernaung denganku selamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar